80 Ribu Kartu Tani di Cianjur Belum Dapat Digunakan

0
114
Kartu tani (Foto: Istimewa)

JABARBICARA.ID — Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat 80 ribu petani di wilayah tersebut sudah memiliki Kartu Tani, namun hingga saat ini belum dapat digunakan.

Kasi Penyuluhan Dinas Pertanian, Deni Dadan Susila Putra pada wartawan di Cianjur, Minggu (3/2/2019) mengatakan penyuluhan dan pendataan terkait Kartu Tani sudah dilakukan sejak dua tahun yang lalu sesuai dengan program pemerintah pusat.

“Nantinya Kartu Tani itu dapat digunakan oleh petani untuk membeli pupuk bersubsidi di kios resmi yang sudah di tentukan, selain itu dapat digunakan untuk meminjam modal di salah satu bank milik pemerintah,” ujarnya.

“Kartu Tani berisikan kuota sesuai dengan kebutuhan petani, jumlah dari kuota tersebut tergantung dari luas lahan yang di milik setiap petani, namun kartu tersebut tidak dapat diuangkan,” tambah Deni.

Baca Juga:  Giat Dandim 0608/Cianjur, tanam Padi perdana di Cintaasih Gekbrong.

Ia menjelaskan, kartu tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat salah satunya untuk mendapatkan pupuk subsidi, sehingga program pupuk bersubsidi dapat diterima petani kecil yang selama ini kesulitan mendapatkan pasokan.

Hingga saat ini, sambung Deni, kartu tersebut belum bisa digunakan karena masih dalam pendataan dan sedang diunggah ke Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), sehingga pihaknya berharap pendataan dapat selesai dengan cepat dan petani penerima manfaat segera mengunakan.

“Kartu Tani ini merupakan program dari pusat, kita hanya sebagai fasilitator. Mudah-mudahan dapat terealisasi tahun ini, nantinya akan disalurkan secara bertahap,” katanya.

Sedangkan petani yang belum memiliki Kartu Tani, ke depan, tutur dia, tidak diperbolehkan untuk membeli pupuk subsidi, namun jika sudah terdata di RDKK walaupun tidak memiliki Kartu Tani boleh membeli pupuk bersubsidi. (Ant/Gun)

Baca Juga:  Stok Darah Minim, PMI Cianjur Menanti Pendonor

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here