Avtur Turun, Apakah Harga Tiket Pesawat Turun?

0
207
Maskapai Penerbangan Nasional Garuda Indonesia (Poto Illustrasi/Istimewa)

JABARBICARA.ID — PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga jual avtur yang berlaku pada 16 Februari 2019 mulai jam 00.00 WIB. Harga jual avtur untuk setiap maskapai ditetapkan berdasarkan kesepakatan para pihak yakni antara Pertamina sebagai penyedia dan maskapai penerbangan sebagai konsumen.

Media Communication Manager Pertamina Arya Dwi Paramita menjelaskan, harga baru avtur ini sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM No. 17/2019 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis Avtur yang Disalurkan Melalui Depot Pengisian Pesawat Udara. Menurut Arya, Pertamina secara rutin melakukan evaluasi dan penyesuaian harga avtur secara periodik. 

“Evaluasi dilakukan sebanyak dua kali dalam sebulan. Untuk periode kali ini (16 Februari 2019), harga avtur mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya,”ujar dia dalam siaran pers yang diterima, Sabtu 16 Februari 2019.

Baca Juga:  Pemda Provinsi Jabar dan PT SMI Tanda Tangani Perjanjian Pinjaman Daerah di Hadapan Notaris

Sebagai contoh harga avtur (published rate) untuk bandara Soekarno Hatta Cengkareng mengalami penurunan dari sebelumnya Rp 8.210 per liter menjadi Rp 7.960 per liter. Harga ini lebih rendah sekitar 26% dibandingkan harga avtur (published rate) di Bandara Changi Singapura yang terpantau per tanggal 15 Februari 2019 sekitar Rp 10.769 per liter.

Apakah harga tiket pesawat juga turun?

Menurut Arya, penyesuaian dilakukan dengan mempertimbangkan rata-rata harga minyak dunia, nilai tukar rupiah dan faktor lainnya. “Pertamina berharap penurunan harga avtur ini juga merupakan bentuk dukungan Pertamina terhadap industri penerbangan nasional, yang diharapkan juga berdampak pada industri lainnya termasuk pariwisata,” ujarnya.

Selanjut Arya menegaskan, Pertamina terus berkomitmen untuk memberikan layanan yang terbaik untuk masyarakat. Salah satunya dengan menyediakan bahan bakar pesawat udara di 67 bandara yang tersebar di Indonesia.

Baca Juga:  BumDes Sawargi Desa Sukamerang Sebentar Lagi Miliki Pasar BumDes Yang Representatif

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengimbau agar maskapai bisa melakukan penyesuaian terhadap harga tiket pesawat. Sebab, harga tiket masih banyak dipengaruhi tarif Avtur.

Walaupun demikian, ‎Budi meminta maskapai tetap mematuhi penentuan tarif batas bawah pesawat. “Saya mengimbau agar maskapai mendengarkan aspirasi masyarakat,” pungkas Budi. (IK/Ant)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here