Bawaslu Jabar Temukan Caleg Berkampanye di Radio Tasikmalaya

0
104
Komisioner Divisi Hukum Data dan Informasi Bawaslu Jabar, Yusuf Kurnia. (Foto: Istimewa)

JABARBICARA.ID — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyatakan, ada temuan pelanggaran calon legislatif (caleg) yang melakukan kampanye melalui media massa radio di Kabupaten Tasikmalaya sebelum pada waktu yang ditentukan sehingga terindikasi melanggar peraturan pemilu.

“Terakhir tadi pagi di Kabupaten Tasikmalaya ada yang memasang iklan di radio,” kata Komisioner Divisi Hukum Data dan Informasi Bawaslu Jabar, Yusuf Kurnia, Jumat (1/2/2019).

Ia menuturkan, hasil laporan caleg untuk DPR RI dari Partai Berkarya itu melakukan kampanye sebelum pada waktu yang telah ditentukan dalam peraturan KPU.

Caleg tersebut, kata Yusuf, berkampanye atau iklan di salah satu radio di Kabupaten Tasikmalaya dengan mengenalkan diri dan mengajak untuk memilih. “Caleg tersebut laporannya mengenalkan diri dan ajakan minta dipilih,” ujar dia.

Baca Juga:  BPBD Kota Tasikmalaya Distribusikan Air Bersih Untuk Warga

Yusuf menyampaikan, sesuai aturan para caleg dapat memanfaatkan media massa untuk kegiatan kampanye pada 21 hari sebelum masa tenang menjelang Pilpres 2019. Selama ini, Bawaslu Jabar telah mendapatkan laporan caleg kurang dari seratus orang yang disinyalir kampanye di media massa.

Namun pelanggaran kampanye para caleg itu, lanjut Yusuf, belum dapat ditindak secara pidana, melainkan tindakan administrasi yang penanganannya diserahkan ke KPU. “Aturannya boleh kampanye 21 hari sebelum masa tenang, untuk penindakannya administrasi, diberi peringatan,” katanya.

Yusuf mengimbau, para caleg tingkat kota/kabupaten, provinsi maupun pusat tidak melakukan kampanye di media massa sampai waktu yang sudah ditentukan. Media massa juga, lanjut dia, harus mematuhi peraturan kampanye agar pelaksanaan Pemilu 2019 berjalan lancar dan sukses.

Baca Juga:  Dandim 0612/Tsm Tutup Latihan Dasar Bela Negara Pramuka Saka Wira Kartika

“Kami mengimbau semua termasuk media harus menaati aturan main supaya pemilu ini berjalan menghormati hukum pemilu,” katanya. (Ant/Fj)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here