Belajar Teknik Ecoprint Secara Online, Bersama Prodi Desain Produk Universitas Trilogi

0
174

JAKARTA, JABARBICARA.COM– Universitas Trilogi adalah Salah satu Universitas Swasta di daerah TMP kalibata, Jakarta Selatan yang dikembangkan pada tahun 2013. Sebelumnya, Universitas Trilogi bernama STEKPI, didirikan pada tahun 1989. Salah satu program studi yang baru didirikan bersamaan dengan dikembangkannya Universitas Trilogi adalah Prodi Desain Produk.

Berbeda dengan prodi Desain Produk di kampus lain, prodi Desain Produk Universitas Trilogi memiliki tiga konsentrasi yaitu, Desain Produk Industri, Desain Produk Interior dan Desain Produk Fashion.

Di tengah maraknya pelatihan dan seminar online, prodi Desain Produk Universitas Trilogi turut meramaikan dengan menyelenggarakan pelatihan online teknik ‘Ecoprint.’ Narasumbernya merupakan dosen prodi Desain Produk Universitas Trilogi sendiri yaitu, Yunita Fitra Andriana, S.Ds., M.Ds. yang merupakan ahli di bidang tekstil, sehingga dapat menyampaikan materi teknik ecoprint dengan sangat baik.

Baca Juga:  Festival Kertas Sejagat: 'Semesta Kertas dalam Renungan'

Kegiatan pelatihan ini dibuka dengan sambutan dari Kaprodi Desain Produk yaitu Bapak Hapiz Islamsyah, S.Sn., M.Ds. Beliau menyampaikan bahwa pelatihan online ini akan dilaksanakan berseri, dilanjutkan dengan sejumlah pelatihan dan seminar online lainnya, tentu saja dengan tema yang tidak jauh dari bidang desain produk dan industri kreatif.

Yunita Fitra Andriana, S.Ds., M.Ds, Dosen di Universitas Trilogi yang merupakan ahli di bidang tekstil, juga penggiat seni yang aktif di Komunitas 22 Ibu.

Pelatihan ini dilaksanakan pada hari Selasa 15 September 2020 pk. 13.30-14.30 WIB via zoom, dengan tujuan untuk memberi kegiatan yang bermanfaat dan memberi inspirasi kegiatan positif yang dapat dilakukan selama masa pandemi corona.

Selama pelatihan berlangsung, kegiatan ini dipandu oleh MC Bayyinah Nurrul Haq, S.Sn., M.Pd. yang juga merupakan dosen prodi Desain Produk Universitas Trilogi. Beliau memandu acara pelatihan ini dengan ringan dan menarik, sehingga para peserta tidak ragu untuk slaing menyapa dan berdiskusi selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga:  Webinar Hari ke-2, Endang Caturwati: 'Kertas itu Ibarat Bayi yang Baru Lahir'

Pelatihan yang berlangsung selama kurang lebih 60 menit ini diikuti oleh sejumlah akademisi, siswa SMA dan kalangan umum.
Materi pelatihan diawali dengan penayangan beragam contoh produk ecoprint hasil karya mahasiswa prodi Desain Produk Universitas Trilogi yang didominasi dengan ragam produk fashion.

Menurut Bu Yunita, teknik ecoprint ini sangat mudah untuk dipelajari dan bisa menggunakan bahan serta alat-alat yang ada di rumah, di antaranya adalah kemeja katun, daun-daunan dan bunga, tawas, garam dan cuka serta panci dan palu.

Para peserta dan narasumber dengan hasil karya masing-masing
Dokumentasi: Istimewa

Beliau juga menyampaikan teknik ecoprint ini sempat menjadi trend di dunia fesyen dalam beberapa waktu lalu karena dipicu oleh isu lingkungan yang sedang marak. Pemaparan materi dilanjutkan dengan tahapan-tahapan teknik ecoprint lalu diilanjutkan dengan tutorial teknik ecoprint yang dilakukan secara live, sehingga para peserta dapat melihat langsung bagaimana teknik ini dilakukan.

Masker ecoprint hasil karya para peserta
Dokumentasi: Istimewa

Uniknya, pada pelatihan teknik ecoprint ini, produk yang digunakan adalah masker katun, sehingga sangat sesuai dengan kondisi pandemi saat ini. Di penghujung acara, para peserta dan narasumber foto bersama dengan memperlihatkan hasil karyanya masing-masing. (Art/Jb)

Baca Juga:  “Lini Narasi Baru”: Seni Rupa Indonesia, Kota dan Perubahannya

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here