Berkreasi Produk Cantik saat Pandemik dengan Batik Lilin Dingin pada Kegiatan DWP Kemenhub RI di Jakarta

0
198

JAKARTA, JABARBICARA.COM– Dalam kondisi pandemik yang melanda nyaris seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia, dimana kegiatan dan aktifvitas manusia sangat terbatas, tidak menghalangi lahirnya gagasan dan kreasi sebagai respon dan adaptasi terhadap kebiasaan baru yang kini dijalani.

Adalah inisiatif Ibu Endang Budi Karya Sumadi, istri dari Bapak Menteri Perhubungan RI yang juga selaku Pembina Dekranas, mengadakan aktifitas berupa workshop yang didasari oleh perhatiannya kepada kaum ibu dan optimalisasi pemberdayaan perempuan dalam segenap aspek, bersama para anggota Dharma Wanita di lingkungan Kemenhub RI, merangkul institusi pendidikan dari Bandung dan Jakarta sebagai Nara Sumber dan instruktur dalam acara Kreasi Batik Tamarin atau Lilin Dingin pada Aneka Kreasi Benda.

Adapun narasumber berasal dari lintas institusi yang masing-masing berlatar belakang seni dan memiliki kompetensi dalam bidangnya, yakni Dr. Nuning Y Damayanti , Dosen dari FSRD Institut Teknologi Bandung (ITB), Arleti M. Apin, Dosen DKV Universitas Harapan bangsa (ITHB), Ayoeningsih Dyah Woelandhary, Dosen dari Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Paramadina yang diminta melaksanakan pelatihan sekaligus pengenalan bagaiman kreasi dapat dihasilkan dengan teknik batik lilin dingin/tamarin, yag dikembangkan pertamakali oleh seorang guru di Cimahi -Jawa Barat, Ibu Niken Apriani dari Komunitas 22 Ibu (K22I) pimpinan Dr. Ariesa Pandanwangi. Dimana kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari kegiatan pendukung kerjasama antara Dekranas dengan lima Kementerian Repuplik Indonesia, diantaranya Kemenhub menyelenggarakan Pengabdian Masyarakat, Kemendikbud menyelenggarakan Pelatihan Kecakapan Wirausaha disejumlah destinasi. selanjutnya bekerjasama dengan ESDM, Kemenko, dan Telkom, yang keseluruhannya bertujuan memotivasi pelaku wirausaha disejumlah wilayah destinasi Unggulan Nasional.

Acara dilaksananan Sabtu, (24/10/2020) jam 9.00-15.00 WIB di Kompleks Widya Chandra, dikediaman rumah dinas Menteri Perhubungan, mengingat dalam kondisi pandemik, protokol Kesehatan dijalankan dengan ketat, dimana seluruh peserta di awali dengan cek suhu dan melakukan rapid test, hal ini untuk menghindari terjadinya kluster baru Covid 19. Peserta Workshop berjumlah 15 orang perwakilan dari Perhubungan Darat, Perhubungan Laut, Perhubungan Udara dan ada beberapa dari instansi terkait lainnya.

Acara dimulai dengan MC memberikan penjelasan dan pengantar, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Endang Budi Karya Sumadi yang memberi penjelasan mengenai tujuan dan sasaran mengapa kegiatan workshop ini diselenggarakan dan sekaligus pembukaan.

Baca Juga:  Berkarya Bersama, Tumbuh Bersama di Komunitas Perupa 22 Ibu

Nara sumber dan instruktur memberikan pembelajaran dan proses Workshop dengan baik dan informatif, para peserta juga mengikuti pelatihan dengan serius, semangat dan antusias mulai dari tahap awal sampai akhir para peserta selama proses workshop sangat antusias dan aktif bertanya.

Hasil dari olah batik tamarin tersebut diaplikasikan pada aneka benda pakai dan fungsional, seperti selendang, masker, kipas dan lainnya. Kreasi yang ditampilkan tentu membuat para peserta sangat antusias, mengingat benda yang dibuat terutama masker menjadi salah satu primadona dimana para ibu peserta pun menjadi tahu bagaimana dengan teknik dan kreasi sederhana dapat melahirkan ragam benda fungsional yang unik, namun bermanfaat dan memilki nilai yang ekonomis.

Baca Juga:  Dosen dan Mahasiswa FDIK Universitas Esa Unggul sertai Pameran Poster Asedas 2020

Besar harapan kegiatan ini dapat bermanfaat dan memberikan wawasan serta keterampilan bagi para peserta hingga dapat memaksimalkan potensi dan pemberdayaan perempuan sesuai yang dicita-citakan dapat terwujud, terutama dalam menyongsong pasca pandemic era di masa datang. (Art/Jb)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here