Bima Arya Walikota Bogor Raih Best Government Officer For Accelerated Growth
Pada Ajang People Of The Year 2020

0
80

BOGOR, JABARBICARA.COM. Wali Kota Bogor Bima Arya berhasil meraih penghargaan Best Government Officer for Accelerated Growth pada ajang People Of The Year 2020, Rabu (18/11/2020). Ajang yang digelar stasiun televisi nasional Metro TV (Media Group) ini sebagai bentuk apresiasi kepada figur-figur inspiratif yang berkontribusi dalam membangun negeri.

Selain Best Government Officer, ada 4 kategori lain yang diberikan yakni, Best CEO, Best Social Media Movement, People Of The Year dan Lifetime Achievement. Yang diterima Bima Arya adalah Best Government Officer, di mana penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah tingkat II Wali Kota / Bupati yang kreatif dan inovatif dalam menyelesaikan permasalahan di daerahnya sehingga berdampak pada kualitas hidup masyarakat.

“Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh kepala dinas, camat, lurah, ASN yang berikhtiar setiap hari tanpa henti untuk turun ke lapangan memperbaiki kualitas hidup warga,” ungkap Bima Arya usai menerima penghargaan di Grand Studio Metro TV, Jakarta, tadi malam.

Baca Juga:  Bupati Garut, Bencana di Pameungpeuk dan Cikelet Akibat Kerusakan Gunung dan Hutan

“Tidak mungkin penghargaan ini dicapai tanpa kerja keras seluruh ASN yang turun ke lapangan, yang meluangkan waktunya berkomunikasi dengan warga, mencari solusi bersama-sama dengan warga kemudian menggelontorkan anggaran yang berasal dari rakyat dan dikembalikan untuk rakyat,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, News Research Center Media Group menjaring 100 bakal calon penerima penghargaan untuk masing-masing kategori, kemudian menyeleksi para penerima penghargaan menjadi 20 calon penerima melalui rapat dewan juri untuk kemudian ditentukan nama penerima penghargaan.

Nama-nama calon penerima penghargaan dinilai dan ditentukan oleh juri internal dan eksternal yang memiliki latar belakang berbeda. Di internal Metro TV ada Presiden Direktur Metro TV Don Bosco Selamun, Pemimpin Redaksi Metro TV Arief Suditomo, CEO PT Citra Multimedia Indonesia Kania Sutisnawinata dan Jurnalis Senior Metro TV Andy F Noya.

Baca Juga:  Komunitas Banyol Bari Mejeng Gelar Kepedulian Sosial dan Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Kemudian dewan juri eksternal ada Pengusaha sekaligus Politisi Sandiaga Uno, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani, Wakil Menpan-RB sekaligus anggota Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah Eko Prasojo, Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Panut Mulyono dan pendiri platform kitabisa.com M Alfatih Timur.

Pemred Metro TV sekaligus Ketua Dewan Juri Arief Suditomo mengatakan, nama-nama calon penerima penghargaan dilihat dari rekam jejak, inovasi, kreatifitas, serta prestasi yang pernah diraih.
“Perbedaan dengan 2019, kali ini mau tidak mau selalu mengarahkan kepada elemen-elemen yang terkait dengan Covid-19.

Seluruh kategori kita taruh elemen penanganan atau partisipasi mereka terhadap Covid-19. Itu elemen yang sangat penting, itu dilihat oleh seluruh dewan juri, internal dan eksternal dalam partisipasi mereka ikut menangani Covid-19,” ujar Arief.

Proses penjuriannya, kata Arief, menghabiskan waktu dua bulan. “Ada pra, ada pelaksanaan. Pranya cukup lama karena terkait dengan metodologi dan ini juga terkait dengan situasi sekarang (pandemi),” terang dia.
Arief Suditomo berharap, ajang People Of The Year 2020 ini bukan hanya sekedar menjadi acara tahunan, tapi ini adalah sebuah momentum di mana Metro TV merayakan seluruh achievement, seluruh perujangan, seluruh pengorban dari tokoh-tokoh yang sudah melakukan dan menjadi komitmen mereka dalam mencapai cita-cita kemerdekaan.

Baca Juga:  Kwaran Gerakan Pramuka Banjarwangi Gelar Jambore & Raimuna

“Merekalah orang-orang yang memberi tapakan sedikit demi sedikit atau bahkan banyak dalam mencapai Indonesia yang adil dan makmur, sehat, cerdas.

Itu yang pada akhirnya kita ingin jadikan bukan hanya acara tahunan tapi ini pengingat kepada kita bahwa ada saudara-saudara sebangsa kita sudah berjuang, berkorban dan bahkan kita menjadi living legend untuk pada akhirnya kita jadikan contoh, sekaligus mungkin bisa jadi inspirasi,” pungkasnya. (Hum.Kt-Bgr/Amirudin).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here