Di Garut, kembali ditemukan tiga orang Terkonfirmasi Covid-19.

0
28

GARUT, JABARBICARA.COM– Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, mengaku, tim gugus tugas Covid-19, menemukan tiga orang yang terkonfirmasi Covid-19. Ketiga warga yang konfirmasi Covid-19 berasal dari Desa Samida, Kecamatan Selaawi.

Kasus konfirmasi 3 orang dari Kecamatan Selaawi (awalnya berstatus OTG), yaitu KC14 seorang wanita usia 41 tahun, KC-15 seorang anak laki-laki usia 15 tahun, dan KC16 seorang anak laki-laki usia 8 tahun  merupakan hasil transmisi lokal/ penularan lokal. 

“Hari ini tiga orang konfirmasi Covid-19. Ketiganya asal Kecamatan Selaawi,” ujar Helmi, Kamis (28/05/2020).

Dikatakan Helmi, ketiga orang yang konfirmasi Covid-19 disebabkan adanya penularan lokal dari pasien KC-13 yang terlebih dahulu dinyatakan positif.

“Sesuai dengan anjuran pemerintah pusat dan provinsi, untuk memutus mata rantai penyebaran, akan dilakukan karantina lokal di desa tersebut,” ucapnya.

Baca Juga:  Akibat Calon Bermasalah Lolos, Seleksi Direksi PDAM Garut Dipertanyakan

Selain akan melakukan karantina, gugus tugas akan melakukan PSBB dan melakukan tracking lokal terhadap warga yang ada di kampung dimana ketiga orang yang konfirmasi Covid-19.

“PSBB dan tracking lokal warga akan dilakukan besok,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, warga Selaawi dihebohkan dengan adanya tiga orang warga yang dijemput oleh tim medis Covid-19.

Sedangkan pada hari ini dilaporkan gugus tugas penanganan percepatan covid-19 Kabupaten Garut, terdapat penambahan laporan kasus ODP sebanyak 4 orang, yaitu 1 orang dari Kecamatan Cibalong, 2 orang dari Kecamatan Pasirwangi, dan 1 orang dari Kecamatan Cigedug; Penambahan kasus PDP sebanyak 1 orang dari Kecamatan Karangpawitan (pasien sedang dilakukan proses perawatan di RSUD. dr. Slamet Garut).

Baca Juga:  Organisasi Wartawan Desak Inspektorat Audit Giat Study Banding Desa-Desa di Kecamatan Limbangan

Data Total kasus Covid-19 (OTG, ODP, PDP dan Konfirmasi +) sampai hari ini sebanyak 3505 kasus, terdiri dari : 

  1. OTG  : 817 orang,dimana 385 masih dalam tahap observasi dan 432   selesai masa observasi tanpa ada kasus kematian (3 orang OTG sebelumnya menjadi status konfirmasi + (positif)) 
  2. ODP : 2.606 kasus (173 kasus masih pemantauan, 5 dalam perawatan, dan 2.428 selesai pemantauan dimana 14 diantaranya meninggal) 
  3. PDP : 66 kasus (6 kasus sedang dalam perawatan dan 60 kasus selesai pengawasan dimana 15 diantaranya meninggal) 
  4. Konfirmasi +  : Total 16 kasus, terdiri dari 6 orang dalam perawatan, 8 orang dinyatakan  sembuh, dan 2 orang meninggal. (Tim/Jb)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here