Ditengah Wabah Covid-19, Kantor Pertanahan Kabupaten Garut Tetap Memberikan Pelayanan Bagi Masyarakat

0
15

GARUT, JABARBICARA.COM – Dampak dari pandemi Covid-19 terhadap berbagai aktifitas tampak terasa sekali, tak terkecuali yang dialami oleh Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Garut.

Saat wabah Covid-19 sedang melanda khususnya di Kabupaten Garut, BPN Kabupaten Garut tetap membuka layanan bagi masyarakat.

“Tentunya berjalanannya layanan ini harus menyesuaikan dengan ketentuan Standard Operating Procedure (SOP) dari Kementerian ATR/BPN demi menjaga keselamatan para petugas sekaligus terlayaninya pemohon dari masyarakat,” ucap Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Garut, Hayu Susilo saat dijumpai sejumlah awak media di ruang kerjanya, Senin (20/04/2020).

Ia menjelaskan, kantor kami tetap membuka pelayanan bagi masyarakat. Hanya ada sedikit perubahan waktu kerja.

Baca Juga:  Kasus Positif Corona di RI Kini 9.511, Meningkat 415, Selasa (28/04/2020)

“Saat ini, kantor hanya melayani mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB,” terangnya.

Selain itu, lanjut Hayu, segi pelayanan tidak ada yang berubah. Yang berubah hanya menjalankan ketentuan pemerintah yakni untuk menjaga jarak antara para tamu juga dengan petugas tentunya.

Menyoal pelaksanaan program pemerintah yakni Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), dirinya menjelaskan saat ini pelaksanaan PTSL di Kabupaten Garut sudah memasuki tahapan pendataan.

”Program PTSL, sekarang sudah masuk tahapan pendataan karena tahapan pendaftaran sudah selesai sejak awal Januari 2020 sebelum Covid-19 ini mewabah di Garut. Untuk pengukuran masih berjalan dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi serta waktu yang tepat,” tambahnya.

Hayu juga menerangkan, selain melakukan pengecekan berkas secara manual, pihaknya, memberikan pembinaan terhadap semua Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS) melalui sarana video conference (VC).

Baca Juga:  Kemenkes tambah Bantuan alat PCR untuk Pemkab Karawang

“Tentunya kita bisa berhadapan langsung dengan mereka. Pada saat VC kami menyampaikan beberapa hal diantaranya menyamakan persepsi mengenai sejumlah produk PPAT. Walaupun hanya melalui media VC mereka tetap paham,” pungkasnya. (Moli)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here