Jelang FGD Episode 2, D’RAGAM Apresiasi Dukungan Eksekutif dan Legislatif

0
32

GARUT, JABARBICARA.COM– Jelang Focus Group Discussion (FGD) episode 2 antara aliansi Dekrit Rakyat Garut Menggugat (D’RAGAM) dengan DPRD Garut, dukungan dari jajaran eksekutif dan legislatif Garut kepada D’RAGAM semakin menguat.

Demikian disampaikan Jubir D’RAGAM, Zamzam Zainulhaq kepada awak media. Kamis (16/12/2021)

“Saat ini dinamika kita terus menguat. Menjelang FGD episode kedua dukungan terus berdatangan dari unsur legislatif dan eksekutif. Ini pertanda baik untuk demokrasi di Garut,” ujar Zamzam.

“Kita menyongsong langkah KPK, Kemendagri, Ditjen Gakkum KLHK dan Ombudsman RI dengan pelaksanaan FGD untuk mempertajam apa yang telah kita sampaikan ke DPRD,” tambah Zamzam.

Dalam perjalanannya, lanjut Zamzam, pihaknya bersyukur telah diberikan kelancaran dan dukungan yang semakin meluas.

Baca Juga:  Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H di Masa Pandemi Pedagang Bunga Potong Kota Bogor Ramai Diburu Pembeli

“Kami apresiasi semua pihak yang telah memberikan perhatian untuk perbaikan Garut,” tutur Zamzam.

Zamzam juga memaparkan, menguatnya dukungan untuk D’RAGAM didorong oleh perilaku Bupati Garut yang kurang empati dengan mempertontonkan jogetnya di Lombok melalui aplikasi Tiktok bersama jajaran manajemen RSUD dr. Slamet Garut pada saat masa tanggap darurat bencana banjir bandang Sukawening-Karangtengah Garut masih berlangsung.

“Sebelumnya kan kita isukan 2 hal terkait desakan mundur Bupati dan Wakil Bupati Garut, yaitu tentang pembiaran perusakan lingkungan dan pencegahan bencana alam yang buruk,” jelas Zamzam.

“Pas kita sedang olah hal itu bersama DPRD, kejadian lagi bencana banjir bandang yang ketiga di Sukawening dan Karangtengah,” lanjut dia.

Baca Juga:  Bupati Sumedang Apresiasi Baznas Sumedang, Bantu 1668 Siswa Tidak Mampu

Hal itu, tutur Zamzam, membenarkan apa yang sudah dituduhkan bahwa Bupati tidak melakukan penertiban penggunaan lahan sekaligus tidak melakukan upaya pencegahan bencana alam.

“Kita sampaikan hal itu ke Ditjen Gakkum KLHK dan kepada Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Kang Dedi Mulyadi. Alhamdulillah langsung direspon dengan kunjungan spesifik beserta beberapa dirjen dan kepala institusi yang berkaitan. Ini pertanda bahwa apa yang kita laporkan segera ditindak lanjuti,” papar Zamzam.

Ditandaskan Zamzam, pihaknya dan masyarakat Garut menganggap bahwa joget maut Pak Bupati di Lombok tidak elok di saat masih tanggap darurat bencana Sukawening – Karangtengah masih berlangsung.

“Harusnya beliau ada di tengah warga korban, bahu membahu melakukan tindakan penanggulangan. Ini malah piknik ke Lombok, bahkan sepulangnya Pak Bupati dalam kesempatan apel pagi malah memerintahkan staf-stafnya untuk menghabiskan sisa anggaran dengan berwisata. Ini kan jelas kontraproduktif. Saya rasa itu yang memicu menurunnya popularitas Bupati saat ini dan menguatnya dukungan kepada kita,” pungkas Zamzam.
(AR/Ed.Toni G)

Baca Juga:  Bersama Komisi II DPRD Garut dan Forkopimda, KAMMI Berpartisipasi-Aktif Lestarikan Alam

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here