Kejuaraan Pencak Silat antar Paguron se-Kabupaten Garut Resmi Ditutup Ketua Umum KONI Garut

0
41

GARUT, JABARBICARA.COM – Kejuaraan pencak silat antar paguron se-Kabupaten Garut yang berlangsung selama tiga hari, 24-26 Desember 2019, bertempat di Gedung Olah Raga (GOR) Beladairi Ciateul Garut, resmi ditutup oleh Ketua Umum KONI Kabupaten Garut, H Abdusy Syakur Amin, Kamis (26/12/2019) sore.

Kejuaraan tersebut melahirkan Paguron Putra Siliwangi dan Paguron Garuda Eka Paksi sebagai juara umum dan berhak mendapatkan piala bergilir Bupati Garut.

Ketua Umum KONI Kabupaten Garut, H Abdusy Syakur Amin, secara langsung menyerahkan piala bergilir Bupati Garut kepada Paguron Putra Siliwangi, juara umum untuk kategori tingkat remaja, dan Paguron Garuda Eka Paksi, juara umum untuk kategori tingkat dewasa.

Dalam sambutannya H Abdusy Syakur Amin mengungkapkan kejuaraan pencak silat ini merupakan event penting dalam upaya untuk membangkitkan gairah pencak silat di Kabupaten Garut.

Baca Juga:  Sekda Garut Pastikan Venue Aquatic Dibangun Tahun 2020

Dikatakannya, semangat prestasi yang begitu menyedot perhatian masyarakat Garut sejak meriah prestasi prestisius di ajang Asian Games, harus terus dipertahankan.

“Ternyata terbukti dalam kejuaraan ini animo peserta begitu sangat besar dan menurut informasi ketua IPSI Garut jumlah peserta hingga 50 pagoron,” ucapnya.

“Atas nama KONI Kabupaten Garut, kami sangat mengapresiasi kepada panitia dan IPSI Garut yang telah mampu menggelar kejuaraan ini dengan sukses,” lanjutnya.

“Semoga event seperti ini menjadi agenda rutin tiap tahun. Tentunya diharapkan akan bermunculan atlet pencak silat yang tidak hanya hebat di kelas Seni Tunggal, Ganda, Regu (TGR) tetapi harus hebat di kelas tarung, dan kejuaraan seperti ini merupakan sarana yang tepat untuk meraih prestasi tersebut,” ujarnya.

Baca Juga:  Sebanyak 300 Siswa Setukpa Positif Corona di Sukabumi

Ditambahkannya, ada tiga unsur penting dalam olah raga agar bisa meraih sebuah prestasi, yakni atlet, pelatih dan cabang olahraga (cabor).

“Semua unsur tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Oleh karena itu, kejuaraan pencak siliat kali ini merupakan sarana dalam mengapresiasi paguron sebagai tempat tumbuhnya atlet berprestasi,” pungkasnya. (Fitri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here