Ketua DPC PDIP Garut dan Kadisdik Garut Bertakziah Ke Rumah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

0
184

GARUT, JABARBICARA.COM — Berita duka menerpa Kabupaten Garut di dunia Pendidikan, seorang guru honorer yang bekerja di SDN Barusari 3, Desa Barusari Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Atik Rohati, wafat tepat pada Hari Pahlawan, Selasa (10 November 2020). Meninggalnya “Sang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” yang sudah 30 tahun mengabdi ini membangunkan empati sejumlah pihak untuk bertakziah ke rumah duka.

Di antara para petakziah itu adalah Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut Yudha Puja Turnawan, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Garut Totong, dan Ketua Forum Aliansi Guru dan Karyawan Garut (Fagar) Cecep Kurniadi, berkesempatan bertakziah ke rumah duka. Rabu (11/11/2020).

Tidak hanya bertakziah, pada kesempatan itu Yudha yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Garut, Kadisdik, dan Ketua Fagar Garut memberikan bantuan uang alakadarnya dan paket sembako yang diberikan kepada keluarga almarhumah di Kampung Cibaeud, Desa Barusari, Kecamatan Pasirwangi.

Baca Juga:  Laskar Indonesia Pertanyakan Tugas, Fungsi dan Kinerja Tim Penasihat Investasi.

“Almarhumah Ibu Atik adalah pahlawan buat bangsa dan negara ini. Beliau mengabdi menjadi guru honorer sudah 30 tahun lebih. Beliau tak mendapatkan tunjangan sertifikasi maupun insentif guru honorer yang berasal dari APBD. Jiwa pengabdian yang membuat almarhumah tetap bertahan mendidik anak bangsa,” ujar Yudha.

Ia menuturkan, kedatangannya bertakziah ke rumah duka tidak lain untuk memberi perhatian dan penguatan moral terhadap keluarga almarhum.

“Kunjungan ini sebagi sarana memberikan perhatian, penguatan dan semangat kepada keluarga yang ditinggalkan serta dorongan doa,” kata Yudha.

Yudha juga menyampaikan ucapan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang paling terpukul atas ditinggalnya almarhum Atik Rohati. Pihaknya berharap agar keluarga almarhum tidak larut dalam kesedihan yang panjang.

Baca Juga:  Maraknya Kasus Inces, Bupati Garut Imbau Masyarakat Lebih Peduli dan Saling Mengawasi

“Kami atas nama DPC PDI Perjuangan dan jajaran menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya guru honorer almarhum Ibu Atik, Kita doakan juga suami almarhumah yang sedang terbaring sakit diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” tambah Yudha.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Totong juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya almarhumah Atik Rohati, baik atas nama pribadi maupun kedinasan.

“Hingga 30 tahun pengabdiannya menjadi guru honorer, almarhumah belum bisa diangkat menjadi PNS. Ini merupakan contoh pengabdian yang tulus dan ikhlas. Insha Alloh pengabdiannya yang tulus ini menjadi ladang amal sholeh di ahirat kelak,” kata dia.

Totong juga mengucapkan terimakasih kepada Ketua DPC PDIP Kabupaten Garut Yudha Puja Turnawan dan jajarannya, serta Ketua Fagar yang telah bertakziah dan memberikan bantuannya. “Insha Allah ini juga menjadi ladang amal sholeh dan mendapat ganjaran berlimpah dari Alloh SWT,” harapnya.

Baca Juga:  Di Surabaya Muda Mudi Terjaring Prokes Langsung Di Test Swab

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here