Mia Herlina Camat Wanaraja Ingatkan Agen, Pelaksanaan Distribusi Sembako harus Sesuai PeDum.

0
292

GARUT,JABARBICARA.COM,- Bertempat di Aula Kecamatan Wanaraja, Kamis (15/10/2020) Tim Koordinasi (Tikor) Progran Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT) yang kini menjadi Program Sembako menggelar Rapat Koordinasi Bulanan. Rakor di hadiri para Agen E-Waroeng dan Agen Mandiri, Kasi Kesra Kecamatan Wanaraja, Camat Wanaraja, Kapolsek Wanaraja, TKSK Wanaraja dan petugas Bank.

Dalam Rakor yang di gelar, Mia Herlina selaku Camat Wanaraja mengingatkan para Agen agar memperhatikan kualitas dan kuantitas pangan sembako yang di salurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Pangan yang di salurkan baik kualitas dan kuantitas harus sesuai dengan ketentuan dan berpedoman kepada Pedoman Umum (Pedum), serta harus jaga nama baik Kecamatan Wanaraja,” ujar Mia Herlina Camat Wanaraja.

Baca Juga:  Gaji Pekerja China Lebih Tinggi karena Pekerja Lokal kurang Terampil dan Cuma Kerja Biasa, Kata Kedubes RRC

Adi Rusmayadi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Wanaraja, mwngatakan, dalam Rakor Bulanan ini kembali mengigatkan, ke 3 Agen BNI dan ke 16 Agen Mandiri, dalam penyaluran pangan sembako agar tetap berkoordinasi, berkomunikasi dengan Pemerintahan Desa setempat delaku Tikor tingkat Desa dan Babinkamtibmas serta babinsa.

Memberikan laporan realisasi serta jadwal distribusi pangan sembako. Untuk jumlah KPM se-kecamatan Wanaraja baik yang reguler maupun yang perluasan sebanyak 4560 KPM tersebar di 9 Desa di kecamatan Wanaraja.

“Serta dimasa pandemi Covid-19 dalam penyaluran pangan sembako, tetap mengedepankan Protokol kesehatan,” ujar Adi Rusmayadi.( RF/Jb)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here