Program Riung Tahfidz Banyak Lahirkan Anak Hapal Al-Qur’an

0
10

GARUT, JABARBICARA.COM – Berdiri sejak tahun 1985, SMP Pasundan Cilawu.Garut telah berhasil mencetak lulusan yang baik, kompetitif, berwawasan kesundaan dan religius.

Terbukti pada tahun 2019 kemarin, SMP Pasundan Cilawu telah memulai program baru yang bersifat sosial, yakni Program “Riung Tahfidz” yang ditujukan bagi anak usia dini.

Selain itu, SMP Pasundan Cilawu dan YPDM Pasundan telah bekerjasama dengan Komite Sekolah, Guru, Tokoh Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kecamatan, Polsek, Koramil untuk menyukseskan program tersebut. Alhamdulillah sampai hari ini, Pebruari 2020, sudah ada 145 anak yang bertahfidz.

Hal itu yang disampaikan Kepala SMP Pasundan Cilawu Silmun Fredy D saat dijumpai jabarbicara.com, Selasa (18/02/2020).

Dikatakannya, menghafal Al-Qur’an selalu menjadi idaman setiap muslim. Selalu menjadi cita-cita bagi setiap orang tua agar anaknya menjadi salah satu orang yang bisa dan fasih dalam membaca dan melafal Al-Qur’an.

Baca Juga:  ARS UNIVERSITY Gelar Pendidikan Dasar X

Di sisi lain menghafal Al-Qur’an juga menjadi salah satu bagian terpenting dalam berinteraksi dengan semua sisi kehidupan.

“Oleh karena itu, memberi dukungan yang maksimal kepada para penghafal Al-Qur’an merupakan amal soleh yang mulia, karena dengan memperbanyak calon penghafal Al-Qur’an maka keaslian Al-Qur’an semakin terjaga. Lalu kandungan makna ayat-ayat didalamnya akan semakin membumi dan dirasakan manfaatnya oleh siapa saja yang mempelajari dan mendakwahkannya,” ucap Silmun.

Dijelaskannya, tujuan dari program Riung Tahfidz ini yakni untuk memfasilitasi generasi muda menghafal Al-Qur’an sejak dini, sekurang-kurangnya 1-3 Juz dan mampu membaca Al-Quran sesuai tajwid beserta ilmunya sesuai dengan tingkatannya,” ungkapnya.

Tak hanya itu terang Silmun, kegiatan ini juga bertujuan untuk mencintai Al-Qur’an dengan menyenangi bacaan dan mendengarkannya dimanapun berada. Memiliki akhlakul karimah yang mencakup adab membaca dan mendengar Al-Quran, adab shalat berjamaah dan adab di masjid serta tumbuhnya adab seorang penuntut ilmu (thalib) seperti cinta buku, gemar menghadiri majlis ta’lim, gemar di masjid, hormat kepada orang-orang berilmu, dan yang lainnya.

Baca Juga:  Kadis Pendidikan Garut : Sistem Zonasi Berdampak Pada Pemerataan Kualitas Pendidikan

“Kami berharap kepada semua pihak masyarakat, pengusaha, pemerintah untuk mendukung kegiatan program tersebut agar selalu bisa konsisten dalam mencetak generasi-generasi pelafal Al-Qur’an guna menciptakan kualitas sumber daya manusia yang beragama, berpendidikan, dan berbudaya,” terangnya.

Ia juga mengharapkan kepada semua pihak yang ingin berpartisipasi menyumbangkan sebagian hartanya untuk kepentingan program tahfidz ini, mengingat semakin banyaknya peserta yang mendaftar membutuhkan Al-Qur’an Tahfidz (khusus),” pungkasnya. (Fitri N)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here