Citra Kejari Dipertaruhkan, Tokoh Muda Garut: 'Kejaksaan Garut harus Terbuka dalam Penaganan Kasus Pokir DPRD


GARUT, JABARBICARA.COM-- Tokoh muda Kabupaten Garut, Robi Taufiq Akbar, mengingatkan Kejaksaan Negeri Garut agar segera terbuka dalam penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Garut tahun 2018.

Disebutkan Robi, kasus dugaan Tipikor Pokir tersebut lamanya sudah hampir tiga tahun.

"Padahal, penyidik Kejaksaan Negeri Garut sudah melakukan beberapa kali pemeriksaan terhadap anggota DPRD serta unsur pimpinan DPRD periode tahun 2014-2019," ujar Robi yang saat ini menjabat Plt Ketua IWO Provinsi Jawa Barat. Jum'at (18/93/2022).

Namun, lanjut dia, sekarang penanganan kasus yang sudah diketahui publik dan berbagai elemen tersebut tidak terengar lagi. ujar Robi Taufiq Akbar,

Dituturkan Robi, penanganan kasus dugaan korupsi Pokir DPRD Garut tersebut sudah ditangani sejak Kejari Garut dipimpin oleh seorang  Kepala  yang saat ini sudah pindah tugas.

"Seharusnya, dengan pergantian pimpinan, progres penanganan dugaan kasus harus terbuka pada publik. Apakah, terbukti ada unsur pidana atau penanganannya dihentikan. Jika dihentikan harus di buktikan dengan SP3," tandas Robi.

Menurut Robi, citra kejaksaan saat ini sangat dipertaruhkan dengan penanganan kasus yang saat ini masih dipendam oleh Kejari.

"Jika sampai saat ini tidak jelas penanganannya, jangan harap publik bisa memberikan kepercayaan sepenuhnya," ujar Robi.

"Ini pertaruhan lembaga hukum, yang saat ini menangani kasus dugaan korupsi di lembaga DPRD," sambung dia.

Diketahui, penaganan proses dugaan kasus korupsi di lembaga DPRD sudah ditangani sejak tahun 2018 lalu. Seluruh anggota DPRD periode 2014-2019 sudah menjalanai pemeriksaan pihak penyidik Kejaksaan Negeri Garut.(tim/Jabi)

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.