Ragam Kebijakan Rudy, Solusi Dampak Covid-19 atas Sosial Ekonomi Masyarakat Garut

2
42

GARUT, JABARBICARA.COM– Diperpanjangnya masa Status darurat  wabah Covid-19 oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tentu akan  berdampak pada sosial ekonomi masyarakat secara keseluruhan, terkhusus di Garut.

Walau sampai saat ini di Garut belum ada pasien yang positif terjangkit Virus Corona, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dan stakeholder lainnya, terus melakukan berbagai upaya dalam pencegahan penyebaran Covid-19, termasuk mencari solusi masalah  sosial ekonomi sebagai dampak fenomena Covid-19 ini.

Demikian disampaikan Bupati Garut H Rudy Gunawan, usai rapat terbatas dengan beberapa instansi Pemkab Garut.
“Tadi bersama Ketua MUI sudah dimusyawarahkan, Pemkab Garut akan memberikan Hand Spray elektronik untuk masjid-masjid di Kabupaten Garut, tentunya ini memerlukan dana,” ucap Rudy Gunawan, di Gedung Pamengkang Garut, usai melepas petugas penyemprotan desinfektan, Kamis (26/03/2020).

Baca Juga:  Damkar Garut : Kejadian Kebakaran Sepekan Ini Akibat Human Error

Selanjutnya kata Rudy, untuk penanggulangan masalah ekonomi masyarakat sebagai dampak Social Distancing, Rudy akan mempercepat kegiatan yang bersifat swakelola dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang nilainya Rp27 miliar, akan dilaksanakan minggu depan.

“Misalnya ada jalan desa yang dilakukan swakelola oleh Dinas PUPR bersama desa. Nah, pegawainya itu kita perbanyak, dan itu kita lebihkan upahnya, misalnya pekerja yang sampai sore upahnya Rp75 ribu, jadi Rp100 ribu,” ucap Rudy.

Begitu juga mengenai jumlah pekerja, lanjut Rudy, jika kebutuhan awal 10 pekerja ditambah menjadi 25 pekerja. “Hal ini salah satu upaya penanggulangan dalam permasalahan ekonomi sebagai dampak sosial dari status darurat Virus Corona tersebut,” pungkasnya. (IK/TG)

Baca Juga:  Dua Orang Diduga Covid-19 di Caringin Garut Menjadi ODP

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here