Sang Rektor UNIGA, Syakur Amin, Terpilih lagi sebagai Ketua KONI Kabupaten Garut 2022-2026


GARUT, JABARBICARA.COM-- Rektor Universitas Garut (UNIGA), Dr.Ir.H Abdusy Syakur Amin, M. Eng. kembali terpilih menjadi Ketua KONI Kabupaten Garut 2022-2026 setelah mendapat dukungan 27 cabang olahraga, mengungguli saingannya, Ir. H Rajab yang memperoleh dukungan 20 cabang olahraga.

Disebutkan, kegiatan yang mengusung tema “Dengan Musorkab KONI Garut  2022 kita perkokoh Sinergitas dalam Memajukan Prestasi Olahraga Kabupaten Garut” tersebut dihadiri langsung Bupati Garut, Rudy Gunawan.

Disampaikan Syakur Amin dalam sambutannya, Musorkab tersebut merupakan agenda penting serta strategis yang dihadiri semua stakeholder dan semua Cabor Kabupaten Garut.

“Kehadiran semua pihak menunjukan besarnya perhatian kepada olah raga dan akan menjadi modal dasar bagi kemajuan olah raga di kabupaten Garut," ujar Syakur.

Ditambahkan dia, Olah raga bukan hanya sekedar gerak saja, melainkan memiliki dampak multi dimensi.

"Bukan hanya dampak biologis, tetapi juga dampak ekonomi, politik hingga sosial budaya. Karena itu olah raga menjadi hal yang seksi yang layak menjadi perhatian,” kata dia.

Selanjutnya, Ketua KONI Jabar, H Ahmad Saefudin, S.E., M.M., menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada semua pihak berpartisipasi mendukung terselenggaranya Musorkab KONI Garut 2022.

Dikatakan dia, KONI Kabupaten/Kota di Jabar diharapkan mampu menghadirkan atlet mengingat Jabar kekurangan 30 % atlet yang mengikuti PON XX Papua.

“Saya berharap dari Konida yang memiliki pendanaan dapat membina atlet dengan real mengingat tidak mudah bagi Jawa Barat mempertahankan diri nanti di Aceh dan di Sumut pada 2024,” tutur Ahmad Saefudin.

Terkait hasil Musorkab, pihaknya berharap, Ketua KONI dan jajaran terpilih dapat melaksanakan tugas dengan baik dan amanah.

“Saya tidak bermaksud menggurui, tetapi terdorong oleh rasa memiliki,” aku dia.

Sementara itu, Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengungkapkan rasa syukurnya atas berlangsungnya Musorkab KONI Garut di tengah wabah pandemi Covid-19.

Selain itu Rudy mengungkapkan, tugas KONI diatur dalam Undang-Undang Nomer 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.

“KONI ini bukan organisasi kalengan, tapi organisasi yang dibentuk oleh undang-undang sama dengan saya," ujar Rudy.

Disebutkan Rudy, pihaknya bisa bekerjasama dengan siapapun yang terpilih sebagai Ketua KONI Kabupaten Garut.

“Sekali lagi pemerintah daerah bisa bekerjasama dengan siapa pun yang dipilih secara demokratis di dalam kegiatan ini, sebagaimana tadi yang di sampaikan oleh bapak Jendral Ahmad bahwa kita semua adalah bagian dari intelektual," tutup Rudy Gunawan. (Jabi)

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.