Sekum Muhammadiyah Kritik
Pemerintah Terhadap Kegiatan HRS

0
697

JAKARTA, JABARBICARA.COM – Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti meminta aparatur pemerintah, khususnya Satgas Covid-19 untuk berani menegur dan menertibkan semua acara yang tidak mematuhi protokol. Dalam hal ini, termasuk acara yang digelar oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab.

“Aparatur pemerintah, khususnya Satgas Covid-19, seharusnya berani menegur dan menertibkan semua acara yang tidak mematuhi protokol, termasuk acara Habib Rizieq,” kata Mu’ti, Sabtu (14/11/2020

Menurut Mu’ti, seharusnya tokoh yang menyandang sebutan imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu bisa memberi teladan kepada para pengikutnya tentang penerapan protokol kesehatan. Dan dapat mengajak anggota FPI dan massa untuk menjadi warga yang baik dengan mematuhi protokol kesehatan khususnya 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir dan menjaga jarak.

Baca Juga:  Sambut HUT RI ke 75, Pemerintah Kecamatan Samarang, Gelar lomba Panduan Suara.

Seperti diketahui, berdasarkan data harian Covid-19, Jumat (13/11) terdapat penambahan kasus sebesar 5.444 kasus. Angka ini merupakan yang tertinggi selama penanganan Covid-19 di Indonesia.

Sebelumnya Habib Rizieq kembali tiba di Indonesia pada Selasa lalu (10/11) setelah kurang lebih 3,5 tahun tinggal di Arab Saudi. Kepulangan Habib Rizieq disambut massa dalam jumlah luar biasa.

Selanjutnya Habib Rizieq menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Jumat (12/11) di Tebet, Jakarta Selatan yang menimbulkan kerumunan.

Jumat (13/11), Habib Rizieq mengunjungi Markas Syariah Pesantren Alam Agrokultural di Kecamatan Megamendun, Kabupaten Bogor yang juga menimbulkan kerumunan massa dalam jumlah besar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here