104 Miliar untuk Revitalisasi Situ Bagendit

0
763

GARUT, JABARBICARA.COM — Masyarakat Kabupaten Garut merasa bangga dan mengucapkan bersyukur adanya revitalisasi Situ Bagendit yang telah direncanakan pembangunannya sejak lama seperti kutipan Bupati Garut Rudy Gunawan dalam sambutannya pada acara Sosialisasi Penataan Pariwisata Situ Bagendit. Selasa (3/10/2020).

“sewaktu itu Presiden Ir H Joko Widodo melaksanakan kunjungan kerja ke Situ Bagendit, Sabtu tanggal 19 Januari 2019. Dampingi bapak Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Republik Indonesia bapak Basuki Hadimulyono, dan Gubernur Jawa Barat Bapak Ridwan Kamil,” ujarnya saat membuka acara Sosialisasi Pembangunan Kawasan DTW Situ Bagendit.

Rudy menyebutkan pariwisata menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan pendapatan ekonomi daerah Kabupaten Garut sebagaimana termuat dalam amanat Perda No1 tahun 2019 tentang RPJMD periode 2019-2024 yang memprioritaskan sektor pariwisata untuk menjadi core bussines pembangunan.

Baca Juga:  Di Sela Resesnya, Dadan Wadiansyah Kunjungi Puskesmas Bungbulang

“Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang menempatkan sektor pariwisata sebagai prioritas pembangunan setelah infrastruktur, maritim, energi dan pangan,” ujarnya.

Rudy menuturkan, untuk pelaksanaan revitalisasi ini, Pemkab Garut telah membebaskan tanah masyarakat sekitar 7,5 hektar yang ada di pinggiran Situ Bagendit, dengan menghabiskan dana sebesar Rp 22 miliar.

“Kita membebaskan tanah masyarakat kurang lebih 7,5 hektar, yang ada dipinggir Situ Bagendit ini, yang dibangun itu adalah yang di bibir dan di tengah (Situ Bagendit), kami tambah lagi 7,5 hektar, sehingga asetnya bertambah dengan membebaskan kurang lebih Rp22 miliar,” ujarnya.

Revitalisasi ini juga tambah Rudy, keseluruhannya menghabiskan anggaran sekitar Rp104 miliar.

Baca Juga:  Tangani Wabah Corona, Yusril Ingatkan Jokowi agar Jujur dan Berani Seperti Presiden Duterte

“Anggaran ini menghabiskan sekitar Rp104 miliar. Dari Pemda 22 miliar, dari Kemen PUPR 81 miliar,” ujarnya.

Rudy berharap, dalam pelaksanaan revitalisasi ini selalu memperhatikan kearifan lokal yang ada di daerah tersebut.

“Harapan kami dalam pelaksanaanya senantiasa berkoordinasi dan memanfaatkan sumber daya baik tenaga kerja maupun material serta selalu memperhatikan kearifan lokal yang ada diwilayah Kecamatan Banyuresmi,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here