Tak Mampu Bayar Perawatan, KTP Warga Miskin Diduga Ditahan RS Medina

0
320

GARUT, JABARBICARA.COM– Belum lagi Polemik RS Medina atas dilaporkannya pihak D’Ragam kepada KPK terkait dugaan KKN yang berhubungan dengan kebijakan Bupati Garut, kini muncul masalah baru, yakni adanya dugaan pihak RS Medina memberikan perlakuan kurang baik terhadap salah seorang pasien.

Disebutkan, salah seorang warga miskin asal Kampung Salagedang RW 10, Desa Cibatu, Kecamatan Cibatu, mengalami perlakukan yang tidak mengenakan dari RS Medina.

Warga miskin tersebut, Wiwin Sundari, mengaku KTP milik dia ditahan oleh Pihak RS Medina karena tidak sanggup membayar biaya perawatan anaknya di RS Medina.

“KTP saya ditahan pihak RS Medina karena saya tidak sanggup membayar biaya uang perawatan,” ujar Wiwin.

Baca Juga:  Helmi: Sembako Bantuan Gubernur Siap didistribusikan Selasa (12/05/2020).

Karena itu, lanjut Wiwin, dirinya  mencoba menghubungi pihak LSM, termasuk pihak media.

“Saya berharap mendapat solusi untuk mendapatkan KTP saya karena KTP Itu sangat berguna untuk syarat mengambil PKH dan BPNT. Mudah-mudahan ada solusi,” tutur Wiwin.

Sementara itu, seorang tokoh pergerakan Kecamatan Cibatu sekaligus Ketua Umum LSM Laskar Garut Mandiri ( LSM Lagam), Yudi Setia Kurniawan, setelah menampung keluh kesah Wiwin Sundari tersebut mengaku akan mendatangi RS Medina  mendampingi Wiwin.

Disebutkan Yudi, LSM Lagam menilai sikap RS Medina sudah keterlaluan dengan ulahnya menahan KTP warga tidak Mampu demi keuntungan Perusahan yang sebetulnya RS Medina menjalin kerjasama dengan pihak BPJS Kesehatan.

“Apakah laporan kami D’Ragam ke KPK tidak cukup atas beberapa dugaan RS Medina dalam Kasus KKN Covid19,” cetus Yudi.

Baca Juga:  Siapkan KTP dan KK, Bantuan Uang Tunai dari Pemkab Garut akan di Salurkan

Sekarang pihak RS Medina, lanjut Yudi, malah bersikap tidak beradab dan tak bermoral dengan perilaku menahan KTP Warga miskin.

“Lalu apa fungsinya BPJS di RS Medina sementara dia (Wiwin) kan   punya BPJS, bahkan saat datangnya pun diantar Kader Desa Setempat,” tandas dia.

Untuk menyelesaikan hal tersebut, Yudi menegaskan bahwa dirinya akan mendatangi pihak RS Medina.

“Besok saya akan datangi RS Medina,” tegas Yudi. (Atu RF/Jabi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here