Ternyata ini Tiga Negara dengan Kasus Covid-19 Tertinggi di Dunia, bukan China, juga bukan Italia

0
86

JABARBICARA.COM— Covid-19 telah berpandemi ke ratusan negara dan wilayah di seluruh dunia. Virus berasal dari China, namun virus ini sudah sampai dan sempat membuat kacau negara-negara Eropa seperti Italia dan Spanyol.

Negara adidaya seperti Inggris juga sempat menduduki posisi sebagai salah satu negara dengan kasus Covid-19 tertinggi di dunia. Tapi per Kamis (21/05/2020), daftar tiga besar negara dengan kasus Covid-19 tertinggi berubah. Dua diantaranya berasal dari benua yang sama bahkan bertetangga. 

Berikut tiga negara dengan kasus Covid-19 terbanyak. 

1. Amerika Serikat 

Merujuk data Worldometers.info, Amerika Serikat mencatat lebih dari 1,5 juta kasus infeksi virus Corona Covid-19, di mana angka kematian mencapai 93 ribu jiwa lebih.

Baca Juga:  Viral.. Ayah Gendong Jasad Bayinya karena Ditolak Saat Dimakamkan

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menganggap tingginya jumlah kasus infeksi virus corona Covid-19 di negaranya bukanlah hal buruk.

“Ngomong-ngomong, ketika Anda mengatakan kami memimpin dalam jumlah kasus, itu karena kami memiliki lebih banyak pengujian dari pada negara lain,” kata Trump dikutip dari CNN, Rabu (20/5/2020).

2. Rusia 

Negara Rusia menduduki posisi kedua dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak. Total ada 309 ribu lebih kasus positif Covid-19 dengan jumlah kematian mencapai hampir 3 ribu jiwa.

3. Brasil 

Wabah virus corona penyebab Covid-19 di Brasil memburuk pada Rabu (20/5) dengan catatan kasus baru harian mencapai hampir 20 ribu kasus infeksi dan 888 kematian baru pada hari yang sama.

Baca Juga:  Atasi Wabah Corona, Jack Ma akan Donasikan 500 ribu alat Tes dan 1 juta Masker ke AS

Dilansir dari Antara, jumlah total kasus infeksi di sana kini mencapai 291.579 dengan 18.859 pasien dinyatakan meninggal dunia. Pada Senin (19/5), Brasil bahkan telah menyalip Inggris sebagai negara dengan kasus Covid-19 tertinggi ketiga di dunia.

Saat ini secara global, pandemi telah menyentuh angka lima juta kasus infeksi dan hampir 330 ribu kematian. Sumber Suara.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here