Workshop Melukis Batik Gutta Tamarind pada Program Pengabdian kepada Masyarakat di Likupang, Manado, Sulawesi Utara

0
151

JABARBICARA.COM– Komunitas 22 Ibu yang diwakili oleh Ariesa Pandanwangi (Universitas Kristen Maranatha), Nuning Damayanti (Institut Teknologi Bandung), Niken Apriana (SMPN 13 Cimahi), dan Cama Juli Ria (Universitas Trisakti), mendapat kesempatan untuk ikut berpartisipasi dalam Program pemerintah dalam rangka meningkatkan SDM muda bidang kriya sinergi Dekranas dengan Kementrian/Lembaga sama dengan lima kementrian Repuplik Indonesia, yaitu Kemendikbud, Telkom, Kemenhub, ESDM, dan Kemenko dengan mengadakan pelatihan-pelatihan di Destinasi Pariwisata Super Prioritas yaitu Borobudur, Danau Toba, Likupang, Mandalika dan Labuan Bajo yang akan dilaksanakan dari bulan September sampai dengan Desember 2020.

Dalam kesempatan pertama, diwakili oleh Niken Apriana (Kepala SMPN 13 Cimahi) dan Cama Juli Ria (Ketua Program Magister Desain Universitas Trisakti) ditugaskan sebagai instruktur dan narasumber pelatihan Batik Tamarind untuk para pengrajin dalam rangka meningkatkan SDM muda bidang kriya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan DEKRANAS dengan menyelenggarakan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) bidang kerajinan di DPSP Likupang Minahasa Utara Sulawesi Utara, yang berlangsung pada tanggal 19 – 21 Oktober 2020. Jumlah keseluruhan peserta pelatihan adalah 200 orang siswa dan lulusan SMK di Likupang, yang akan dibagi menjadi beberapa kelompok keahlian. Untuk pelatihan Batik Tamarind diikuti oleh 30 orang peserta.

Baca Juga:  Berkreasi Produk Cantik saat Pandemik dengan Batik Lilin Dingin pada Kegiatan DWP Kemenhub RI di Jakarta

Acara Berlangsung di SMK Negeri I Likupang Barat, dengan peserta dari siswa dan alumni empat SMK di Likupang dan sekitarnya. Peserta pelatihan batik tamarind adalah 3 orang guru dan 27 alumni siswi SMK yang masih belum bekerja. Pelatihan berjalan selama 2 hari dari jam 09.00 – 16.00. Semua peserta mengikuti pelatihan dengan serius, semangat dan antusias mulai dari tahap awal sampai akhir. Terbukti dengan karya yang dihasilkan, bagus-bagus dan sangat memuaskan. Bahkan hasil karya dari para peserta sudah dipesan dan akan dibeli oleh dua hotel resort di likupang sebagai gift untuk para tamu hotel.

Seluruh peserta pada hari pertama dan ke-2
Peralatan yang disiapkan berupa : Kit Proses batik Tamarind, Kain,
Gutta Tamarind, Pewarna, Kuas, dan Spandram
Tahap proses pelatihan: 1. Penjelasan dari instruktur, 2. Pemasangan kain di spandram, 3. Proses meng-Gutta, 4. Penjemuran, 5. Proses pewarnaan, 6. Hasil akhir karya pelatihan (Workshop) Batik Tamarind (Kn atas- kn bwh).

(Art/Jb)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here