Yudi: Kadin Harus Ikut Bertanggungjawab Untuk Meningkatkan IPM Garut.

0
125

GARUT, JABARBICARA.COM– Bupati Garut, Rudi Gunawan dalam apel pagi di Lapangan Setda Kabupaten Garut, Senin 24 Februari 2020 kemarin menyampaikan rasa prihatinnya terkait dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Garut yang terus mengalami penurunan dari 1,44 menjadi 1,22 atau peringkat ke 25 dari 27 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat.

Menanggapi hal tersebut Ketua Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Garut, Yudi Nugraha Lasminingrat mengatakan pihaknya akan segera melakukan koordinasi internal Kadin, menurutnya, Persoalan penurunan IPM Garut saat ini, harus segera diperbaiki.

“Kadin Garut harus ikut bertanggungjawab untuk meningkatkan IPM Garut yang saat ini mengalami penurunan”, ujarnya, melalui sambungan seluler, Selasa (25/02/2020).

Baca Juga:  Hebat……3 Mahasiswa Uniga Jadi Headline Koran Jepang

Kadin menurut Yudi, secepatnya melakukan koordinasi dengan bupati Garut, Rudi Gunawan, membicarakan program untuk meningkatkan persoalan IPM Kabupaten Garut. Salah satunya meningkatkan taraf perekonomian Kabupaten Garut yang meliputi kemampuan daya beli, daya jual, produktivitas dan daya kemampuan keahlian khusus lainnya.

“Banyak hal yang perlu dibicarakan, yang intinya bagaimana kita mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat kabupaten Garut”, ungkap Yudi.

Lanjut Yudi, Kabupaten Garut kaya akan kekayaan alam, hayati, wisata, budaya dan potensi kearifan lokal, potensi tersebut haruslah digali dan dikembangkan. Rendahnya IPM adalah salah satu posisi yang cukup berat dalam menghadapi era 4.0, dimana teknologi menjadi alat utama dalam kehidupan.

“Persoalan inilah yang harus dijawab, jika tidak bagaimana kehidupan perekonomian masyarakat Garut kedepan?”, katanya.

Baca Juga:  Muskab Kadin Menuai Tanggapan Dari Pelaku Usaha Garut, Evi : Sekarang Kadin Sebagai Rumah Pemborong

Saat ini Kadin Garut telah mengeluarkan surat tugas kepada 24 Wakil Ketuanya untuk segera turun dan melakukan koordinasi dengan seluruh dinas dan instansi Kabupaten Garut. Hal itu dilakukan untuk mengetahui arah dan kebijakan dinas dan instansi, yang kemudian akan dijadikan bahan dalam rapat kerja, yang nantinya akan menjadi bahasan saat melakukan pembicaraan dengan bupati Garut.

“Kami yakin Kadin selaku wadah para pengusaha yang dilindungi dan dibentuk berlandaskan undang-undang, akan berperan aktif membantu pemerintah dalam pembangunan”, pungkas Yudi. (Tim).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here