320 Orang Lulus Jadi Juru Parkir Akan Digaji Rp 1,5 Juta Setiap Bulan

0
276

SUMEDANG, JABARBICARA.COM – Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang memastikan telah menyeleksi ratusan juru parkir yang akan ditugaskan di sejumlah titik parkir berlangganan di Sumedang.

Dikonfirmasi, Kepala Bidang Pengawasan Pengendalian Lalu lintas dan Parkir (Wasdalalinkir), Herman Suwandi, pihaknya telah melakukan serangkaian proses seleksi mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, tes tertulis hingga wawancara.

Dikatakan dari berkas yang masuk pada tahapan seleksi administrasi, ada sebanyak 369 pelamar calon juru parkir berlangganan.

Dari yang lolos seleksi itu maka terjaring sebanyak 339 orang dan 320 orang diantaranya telah dinyatakan lulus sebagai juru parkir dan pengawas.

“Untuk penugasan juru parkir berlangganan ini adalah juru parkir yang sudah dibekali surat perintah dari Dinas Perhubungan. Nantinya mereka akan ditugaskan di titik yang disesuaikan dengan satuan parkir yang ada,” ujar Herman, Jum’at (04/12/2020).

Baca Juga:  Ketua DPC PDIP Garut Apresiasi Kepada Tenaga Medis Pada Momen HKN

Lanjut Herman, pihaknya akan menugaskan juru parkir dengan aktivitas parkir yang tinggi dan rendah.

Sehingga jika di satu titik aktivitas parkir relatif tinggi maka akan disiagakan lebih dari dua jukir. Sebaliknya jika aktivitany relatif sepi, maka cukup satu orang jukir saja.

“Nanti itu ada pembagian shift sebanyak dua shift. Bahkan untuk titik tertentu itu sampai malam,” ujarnya.

Kendati demikian Herman mengungkapkan, para jukir (termasuk pengawas) berlangganan ini akan menerima upah per bulan sebesar Rp. 1,5 juta.

“Besaran honor ini sedang kita ajukan di standar harga kemudian masukan ke dalam APBD 2021 honor juru parkir 1,5 juta per bulan,” ungkap Herman.

Baca Juga:  Peduli masyarakat terdampak Covid-19, Pertamina Berbagi Sembako untuk Lansia dan Jompo di Limbangan Garut

Herman menambahkan, bagi pelamar jukir yang lulus akan ada surat pemberitahuan dan selanjutnya akan dilakukan pembinaan dan pelatihan juru parkir.

“Jadi alasan kita melakukan pembinaan itu supaya nanti saat penugasan parkir di tahun 2021, mereka sudah paham mengenai tata cara, mekanisme hingga SOP,” jelas Herman. (Rdr.Smd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here