Pembangunan RS Limbangan Garut Menuai Keluhan Masyarakat dan Datangi DPRD

0
168

GARUT, JABARBICARA.COM — Perwakilan masyarakat Desa Limbangan Timur, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, mendatangi Gedung DPRD Garut guna menyampaikan keluhan terkait pembangunan RS Limbangan, yang dalam prosesnya tidak dilengkapi perizinan lingkungan, mulai dari UKL/UPL sampai dengan Analisa Dampak Lingkungan (AMDAL). Kedatangan mereka berbarengan dengan kegiatan rapat paripurna DPRD membahas APBD tahun 2021.

Perwakilan yang dipimpin oleh tokoh pemuda Limbangan Timur, Dedenden Amiruloh diterima oleh Ketua Fraksi Golkar Deden Sopian menggunakan ruangan Fraksi Golkar yang berada dilantai II Gedung DPRD Garut. Masyarakat menilai pembangunan tersebut ilegal tanpa ada sosialisasi dari pihak Dinas Kesehatan dan pihak pengembang.

Salah satu perwakilan masyarakat yang langsung terkena dampak, Aceng Hendra, mengatakan dalam proses pembangunan RS Limbangan pihaknya bersama masyarakat lainnya tidak pernah diajak untuk komunikasi dan sosialisasi. Bahkan, ada blanko kosong yang diberikan oleh pihak desa agar untuk ditandatangani.

“Kami sudah mencoba menemui Kepala Desa, namun tidak pernah mendapatkan respon sehingga kami datang mengadu pada wakil rakyat,” ujar Aceng, Senin (2/11/2020).

Baca Juga:  Istri Ketua Kadin Garut, Santi Susanti Turut Berbagi Paket Sembako

Aceng Hendra mengatakan, ia sangat mendukung adanya rencana Rumah Sakit tersebut. Namun, ia juga menginginkan proses pembangunan harus sesuai dengan regulasi yang ada.

“Perlu digaris bawahi, saya sangat setuju dan menginginkan ada rumah sakit di Limbangan, agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat tidak perlu jauh seperti saat ini. Namun, saya juga berharap agar pembangunan ini sesuai mekanisme dan regulasi yang ada,” katanya.

Sementara itu, seorang warga lainnya mengaku jika dampak pembangunan RSUD Limbangan yang melakukan kegiatan siang dan malam hari ini mengakibatkan waktu istirahat nya terganggu. Bahkan, ia mengatakan jika neneknya sakit karena dampak kegiatan yang ditimbulkan dari proyek pembangunan RSUD Limbangan.

Denden Amirullah tokoh pemuda yang ada di Limbangan sangat menyayangkan kinerja Pemkab Garut terkait pembangunan RSUD Limbangan yang tidak memenuhi regulasi yang semestinya. Terutama, tidak mengindahkan perijinan. Baik perijinan dari warga masyarakat maupun ijin lingkungan yang didalamnya ada UPL-UKL/AMDAL yang semestinya dikantongi sebelum melakukan kegiatan pembangunan.

Baca Juga:  Satgas Demokrat Peduli Lawan Corona: 'Mari kita Cegah Penyebaran Covid-19', sementara Cucu Suhendar ke Talegong

Denden membandingkan pembangunan yang di prakarsai oleh Dinas Kesehatan tersebut dengan pembangunan Bumi Perkemahan (Buper) yang di prakarsai Dispora. Dimana saat itu pembangunan Buper yang belum memiliki Ijin Lingkungan memakan korban dari penegakan hukum.

“Buper proyek Pemkab Garut, waktu itu belum ada Ijin Lingkungan sampai ke pengadilan dan diputus bersalah oleh hakim. Dengan hukuman satu tahun dan denda Rp.1 Miliar. Dan hal ini sama dengan pembangunan RSUD Limbangan, tapi kenapa pemerintah diam seolah melakukan pembiaran,” cetusnya.

Sementara Deden Sopian S.HI, ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Garut yang menerima keluhan warga menyatakan, ia akan meneruskan keluhan warga Limbangan ini ke pimpinan, untuk selanjutnya dibahas apa yang akan dilakukan DPRD sesuai dengan fungsi pengawasan.

Deden juga menyayangkan pihak pemrakarsa proyek pembangunan RSUD Limbangan dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Garut yang tidak menempuh regulasi yang semestinya. Dan tidak melakukan sosialisasi kepada warga yang berada disekitar proyek pembangunan RSUD Limbangan.

Baca Juga:  Pemkab Garut Terima Bantuan Bulan Mutu Karantina tahun 2020 dari KKP Peduli

Dirinya, lanjut dikatakan Legislator senior Partai Golkar, akan tegas menyikapi hal ini. Jika memang pembangunan tersebut belum ada ijin lingkungan.

“Kalau memang pembangunan ini belum ada ijin lingkungan dan tak sesuai regulasi yang semestinya, maka kegiatan pembangunan RSUD Limbangan ini harus dihentikan,” tegasnya.

Untuk itu, ujar pria yang karib disapa Kang Deden, dalam waktu dekat ini akan segera turun ke lokasi untuk meninjau langsung kegiatan pembangunan RSUD Limbangan.

“Kebetulan saya ada di komisi I DPRD yang membidangi pemerintahan dan regulasi termasuk perijinan. Menjalankan sebagian tugas fungsi nya dalam rangka pengawasan, dalam waktu dekat ini, saya akan segera lakukan tinjauan langsung ke lokasi pembangunan RSUD Limbangan,” pungkas Ketua Fraksi Golkar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here