Atasi Krisis Air, Warga Cileles Cibatu Sedot Air Sungai Cipacing.

0
133

GARUT, JABARBICARA.COM– Musim kemarau tiba, lahan pesawahan mulai kering. Untuk bisa ditanami kembali, petani berupaya agar lahannya bisa teraliri air. Tak hanya pesawahan, kebutuhan air bersih pun cukup rawan untuk warga.

Salah satunya di wilayah kecamatan Cibatu, daerahnya merupakan tadah hujan, sehingga petani dapat bercocok tanam pada musim hujan

Untuk bisa lahan pesawahan di cocok tanam, petani di kampung Cileles desa Cibunar melakukan penarikan air dari sungai Cipacing ke pesawahan dengan cara ditarik dengan mesin pompa desel. Demikian dikatakan Ajo, pada jabarbicara.com, Rabu (16/09/2020).

Menurutnya, upaya warga kampung Cileles Rt.1/ 4 desa Cibunar atasi krisis kekeringan dengan menyedot air Cipacing, tandasnya

Baca Juga:  Fraksi Demokrat Dorong Pemkab Garut Berikan Insentif Pengurangan PBB Saat Pandemi Covid-19

Dibenarkan Imam selaku perangkat desa Cibunar bahwasanya lingkungannya sudah hampir 2 bulan terakhir ini krisis air bersih, tuturnya

Dijelaskannya, upaya penyedotan air Cipacing terpaksa dilakukan karena sumber air yang ada sudah pada kering seperti sumur gali dan sumur bor alatnya yang kondisi keadaan rusak

“Untuk kebutuhan air, dilakukan penyedotan dari sungai Cipacing yang nantinya ada serapan terhadap sumur gali di masyarakat. Berbagai upaya dilakukan, agar kebutuhan air dapat terpenuhi khususnya warga RW.4 di di wilayahnya,” terang Imam. (Fitri/Jb)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here