Lantunan Salawat sambut kepulangan KC-3 yang dinyatakan Sembuh Covid-19.

0
38

GARUT, JABARBICARA.COM– Kepulangan pasien Covid-19 atau KC-3 yang dinyatakan sembuh ke rumahnya di Desa Samida, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Rabu (13/05/2020) sore, disambut haru pihak keluarga, serta warga dan Forkopimcam setempat. 

Bahkan lantunan Salawat pun terdengar mengalun sebagai bentuk rasa syukur atas kesembuhan KC-3 ini. Pasien laki-laki berusia 54 tahun tersebut dinyatakan sembuh setelah hampir satu bulan menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD dr. Slamet Garut sejak 15 April 2020 lalu.

Sebelumnya, KC-3 tersebut memiliki riwayat perjalanan dari Banten. Ia pulang ke Garut pada tanggal 19 Maret 2020, dan mengalami gejala seperti Covid-19. Kemudian pada tanggal 23 Maret ia berobat ke salah satu fasilitas kesehatan namun kondisinya tak juga membaik. 

Baca Juga:  Kondisi Hujan, Kapolres Banjar Imbauan Protokol Kesehatan di Lingkungan Industri

Pada tanggal 26 Maret pasien tersebut kembali diperiksa kondisi kesehatannya oleh petugas medis di salah satu fasilitas kesehatan dan dinyatakan reaktif Covid-19. Dan setelah menjalani uji swab test, ia pun kemudian dinyatakan positif (Covid-19). 

“Saya sangat bersyukur kepada Allah karena sudah dinyatakan sembuh. Terima kasih juga ke RSUD yang telah merawat saya dengan baik,” ujar KC-3 setiba di rumahnya, Desa Samida, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut.

Isak tangis keluarga pecah saat KC-3 menginjakkan kaki di rumahnya. Mereka tak henti mengucap rasa syukur karena KC-3 telah sembuh dan bisa berkumpul kembali. Apalagi sudah sebulan lebih keluarga tak bisa bertemu dengan KC-3.

Kepala Puskesamas selaawi merasa terharu dengan kesembuhan KC-3 dan akan melakukan pengecekan secara terus menerus kepada KC-3.

Baca Juga:  Rawan Air Bersih, Pemkab Garut Akan Beli 17 Lokasi Sumber Air

“Pasien akan kita pantau selama 14 hari sesuai dengan protokol kesehatan yaitu isolasi mandiri, kita punya tim gerak cepat TGC di puskesmas selaawi untuk mengawasi KC-3,” katanya.

Camat Selaawi, Ridwan Effendi, mengatakan, meski telah dinyatakan sembuh, namun KC-3 tetap harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Ia pun mengingatkan agar KC-3 tak keluar rumah dulu sebelum batas waktu isolasi selesai. 

“Tidur juga harus sendiri dulu. Pokoknya selama dua minggu atau 14 hari ke depan jangan dulu keluar rumah sesuai protolol kesehatan,” katanya. 

Hadir dalam penyambutan KC-3 Kasi PSC Dinkes, Kanit Sabhara Polres Garut, tim PSC 119, Forkompincab Polsek Bl.Limbangan, Danramil Selaawi, Kapus Selaawi dan Kades Samida.

Baca Juga:  Update Kasus Covid-19 Garut per Rabu, 17 Juni 2020 hingga 17.30 WIB

Ridwan juga berpesan kepada masyarakat agar memberi dukungan kepada KC-3. Terutama dukungan moral, karena menurutnya itu sangat diperlukan agar KC-3 ini benar-benar sembuh.   

“Stigma dari masyarakat itu yang harus dijaga. Penyakit ini bukan aib, jadi harus beri dukungan. Saling mendukung bisa memberi semangat agar kembali beraktivitas seperti biasa,” ucapnya. (**/Ik)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here