Mulai Hari Ini Pemkab Cianjur Izinkan Toko Sandang Kembali Buka

0
105

CIANJUR, JABARBICARA.COM- Pemkab Cianjur, Jawa Barat, mengizinkan pembukaan kembali toko sandang di pasar dan pusat perbelanjaan yang selama PPKM Darurat diminta tutup, setelah Hari Idul Adha, karena tingkat kerawanan penularan di wilayah Cianjur telah menurun tajam setelah diberlakukan pembatasan selama tanggal 3 – 20 Juli.

Bupati Cianjur, Herman Suherman saat dihubungi Selasa, mengatakan seiring menurunnya angka penularan setelah penerapan PPKM Darurat, membuat Cianjur mendapatkan relaksasi level 3 ke level 2  atau penurunan status kewaspadaan berdasarkan status atau tingkatan penularan. 

“Pemerintah pusat, memberikan keringanan dengan tidak lagi menerapkan PPKM Darurat, namun berdasarkan level mulai dari 4, 3, 2 dan 1. Kita berterima kasih pada pimpinan di pusat, memberikan kelonggaran untuk kabupaten/kota termasuk Cianjur, yang dapat menekan angka penularan,” katanya.

Baca Juga:  Gelar Peluncuran Virtual Museum Gastronomi Indonesia, IGC Siap Angkat 5 Kuliner Nusantara ke Kancah Dunia

Pihaknya mencatat gugus tugas bersama masyarakat dapat menekan angka penularan yang sempat mencapai angka 1.000 orang selama PPKM Darurat menurun hingga 400 orang dalam beberapa hari terakhir ini. 

Kegiatan masyarakat terutama toko sandang yang sempat ditutup akan segera dibuka, termasuk pasar dan pertokoan yang tidak masuk dalam kategori esensial, dapat beraktivitas seperti biasa, namun tetap harus menerapkan prokes ketat karena angka penularan masih ada.

“Kita tunggu saja keputusan resmi dari Presiden RI, keringanan seperti apa yang akan diberikan. Namun toko yang selama ini dilarang dibuka selama PPKM darurat, sudah dapat kembali beroperasi, namun tetap harus menerapkan prokes ketat,” katanya.

Sementara pedagang pakaian di Pasar Induk Pasirhayam Cianjur dan Pasar Cipanas Indah, berharap rencana tersebut sudah dapat dijalankan mulai hari Rabu (21/07/2021), karena selama PPKM Darurat, mereka kesulitan untuk menafkahi keluarga, akibat tidak mendapat penghasilan yang cukup.

Baca Juga:  Wabup Garut Kunjungi Bamboo Creative Centre Kecamatan Selaawi

“Berjualan online tidak semudah membuka toko sambil menunggu pembeli yang datang langsung. Kami berharap besok (Rabu, 21/07/2021) kami sudah dapat berjualan seperti biasa. Kami siap menerapkan prokes ketat, terhadap diri sendiri, pegawai dan tamu yang berbelanja,” kata Ita Nurmalasari pedadang pakaian muslim di Pasar Induk Pasirhayam Cianjur.

Hal senada terucap dari Riki (34) pedang pakaian anak di Pasar Cipanas Indah, selama 17 hari pedagang sudah mematuhi larangan pemerintah untuk tidak berjualan, sehingga berjualan online menjadi pilihan, namun tidak semua pedagang mendapat pembeli dengan mudah.

“Harapan kami, larangan untuk pedagang pakaian dan kebutuhan sandang lainnya, tidak diperpanjang karena selama ini, pembeli lebih senang berbelanja langsung. Semoga ucapan Bupati Cianjur, bukan angin surga untuk pedagang,” katanya. (Antara/Jb)                   

Baca Juga:  Ini Kata Ketua DKKG Terkait Sosok Calon Ketua Kadin Garut, Yudi Nugraha

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here