Video Call Anies Baswedan-Bima Arya Tentang Kemungkinan Besok Pagi Air Sampai Jakarta

0
168

KOTA BOGOR, JABARBICARA.COM – Hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak, Kabupaten Bogor dan Kota Bogor pada Senin (21/09/2020) sore, membuat debit air sungai Ciliwung mengalami peningkatan, bahkan sempat berstatus Siaga 1. Hal tersebut seperti yang terpantau di Bendung Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor.

Mengenakan jaket berwarna navy, Bima Arya tiba di Bendung Katulampa sekitar jam 19.00 WIB. Ia kemudian menemui Andi Sudirman, petugas jaga Bendung Katulampa. Bima Arya juga meminta aparatur wilayah untuk waspada dan mengimbau warga, khususnya di 13 kelurahan di Kota Bogor yang dilintasi sungai Ciliwung.

Usai berkoordinasi dengan para lurah, Bima Arya kemudian berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengabarkan informasi terkini kondisi Bendung Katulampa melalui saluran Video Call.

Baca Juga:  Pemkot Bogor Terapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19.

“Tadi sempat siaga 1 lumayan lama sekitar 15 menit. Sekarang mulai turun pak Gubernur. Kalau ini turun terus Insya Allah terkendali. Tapi teman-teman di Jakarta sepertinya perlu siaga, Pak Gub. Sekitar 12 jam air akan sampai ke sana. Berarti besok pagi kira-kira sampai,” ungkap Bima Arya kepada Anies.

Bima juga menyampaikan bahwa sekitar jam 18.18 tinggi muka air di Bendung Katulampa sempat menyentuh 250 cm atau siaga 1. “Alhamdulillah sekarang cenderung turun lagi.

Tapi mohon warga Bogor yang berada di lintasan sungai Ciliwung, ada 13 kelurahan agar waspada. Mudah-mudahan air cepat surut tapi semua tetap waspada, siaga, Insya Allah bisa diatasi bersama,” katanya.

Baca Juga:  Bima Arya Pantau Titik Banjir di Kota Bogor, Evakuasi Warga hingga Turunkan Alat Berat

Bima Arya juga memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Camat hingga Lurah untuk turun ke lapangan memonitor warga dan update kondisi. “Ingatkan warga dan pastikan keselamatan warga,” tandasnya.

Hingga informasi ini diturunkan, belum ada laporan terkait kerusakan rumah dan infrastruktur ataupun korban jiwa. (Hum.Kt-bgr/Amirudin).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here